Anda kenal Afgan?
Hehe, saya juga gak kenal sih. Tapi sudah hampir sebulan ini lagunya selalu saya dengarkan dan menjadi nada sms saya.
Saya beneran suka Afgan (yang bilang hom*k bakal susah boker), apalagi suaranya yang mendayu-ndayu berat itu (gak konsisten “mendayu dan berat”, cueks). Temen saya, Benny Chandra, seorang pengamat model musik bilang “OH AFGAN, YANG TAMPANGNYA BRONDONG TAPI SUARANYA TOWA ITU YA?” hihi.. dia tidak salah. Setuju sekali saya.
Pertama lihat cowok yang bernama lengkap “Afgan Syah Reza” ini waktu Video Award di RCTI saya langsung terkesan. Bronis sudah tentu (ya, ya, yg bilang hom*k tau sendirikan akibatnya), dan ketika bernyanyi suara berat, yg menjadi kekhasan nya, tidak beda dengan musik. Ya, ini LIVE lho. Biasanya, ini biasanya, penyanyi pendatang baru selalu gagal (setidaknya menurut saya) ketika bernyanyi LIVE. Setelah kenyang makan garam baru biasanya mereka beradaptasi dengan suasana LIVE. Tampilnya Afgan LIVE dan suaranya yg stabil itu, duh neeekk, akika langsung termehek-mehek, bok. (hihi, apa pulak itu “termehek-mehek” ya?)
Berbicara tentang suara si Afgan ini, ketika ketika mendengarkan lagu “Terimakasih Cinta” untuk pertama kalinya saya, mungkin rata-rata orang, berkomentar “Ini Rio Febrian ya?”, “Eh, album baru Rio Febrian”, yah samting laik det lah. Semua bernada sama kalau ini yg nyanyi RF, berat-beratnya sama dan sounds orangnya so old (ini indlish alias indonesian english hihi). Look, itu sebabnya kenapa sang evangelist musik yang lebih sering nulis tentang KANGEN BAND dan RADJA itu ngasih statement seperti di atas.

Di album pertama cowok kelahiran 27 May 1989 (yikes, masih 19 taon) ini, dengan judul Confession No.1 ada 12 lagu dengan 1 bonus track (My Confession). Semua lagu layak dengar, jazzy dan pop, kentel di mixed. Pada lagu “Yang Kutau Cinta Itu Indah” Afgan duet dengan Nagita Slavina (sama kayak BCL, ini artis felem atau penyanyi sih? Both?). Terus di lagu “Biru” semula denger saya kok akrab ya, eh, ternyata feeling saya gak salah. Ini lagu re-sing (dinyanyiin ulang, halah) dari Iga Mawarni. Bener gak saya? (more…)
Awal tahun kemaren (pertengahan Januari 2008) yang lalu saya berhenti berlangganan
Oke, oke..

Horeee.. saya dapet paket.
Hare geneee masih maen
Kalau 










