3 Hal Tentang Sia Furler

Gaes..

Menurut saya ada 3 hal yang menarik dari sang penyanyi australia ini. Iyah, penyanyi yang ada diphoto!

1. #KayakNdakNiatNyanyi

Coba lihat lirik “chandelier”:

_
Party girls don’t hurt//Can’t feel anything, when will I learn//I push it down..
1-2-3-1-2-3-drink // 1-2-3-1-2-3-drink——-

Iyah, “Chandelier” oleh “SIA FURLER.” Listen chandelier here: http://youtu.be/2vjPBrBU-TM

Nyang denger lagunya pasti langsung suka. Selain nuansa lagunya EDM yang magis dan liriknya yang sacred. Saya tertarik sama karakter vokalnya Sia. Itu lho, suara yang menurut saya kayak males2an buka mulut. Ho-oh. Kayak ndak niat nyanyi gituh.. 😅

Kalau belum kentara, coba denger lagu yang dicompose Guetta. Vokal Sia bareng Fetty Wap “Bang My Head”. Dengerin, lirik awalnya. Sengau nyeret manja ndak jelas. Hihi, khas banget karakter vokalnya. Aneh tapi banyak yang suka. Including meh.. 😀

Listen bang my head here:

http://youtu.be/qqjVwAg5fK4

Iyah itu kekuatan Sia Furler senenernya. Karakter vokalnya. One that amaze me. Hebatnya lagi, yang nambah buat kagum ketika nyampek baris reffrain setiap lagunya, kita akan dibuat heran.

Heran guys. Setiap refrain, kuat sekali Sia narik suaranya. Powerfull, kesan suara sengau manja diawal yang nyeret gak genah buyar. Sirna dan tergantikan suara yang kuat bertenaga dan padu banget. Menyala ke relung hati (halah).

Perhatikan ketika Sia tereak skencengnya reffrain lagu “Chandelier”. Ndak goyang sedikitpun walau live version.. 😉

I’m gonna swing from chandelier..
From the chandelier..
I’m gonna live like t’mrrow doesn’t exist
Like it doesn’t exist..

2. #NdakPengenTerkenal

Fans-nya Sia Furler pasti faham betapa unique-nya Sia ini. Rambut yang item separuh dan separuhnya blonde nutup mata sekaligus hidung itu jadi khasnya dia. Aneh dan menarik perhatian banget.

Fake hair (wig) yang dipakainya selalu nutupi wajah dan nyisakan bibir aja. Mau lagi diwawancara, lagi jalan karpet merah, dimuka umum she hates showing her face. Lebih aneh lagi pas dia live. Ndak bergerak sedikitpun dari tempatnya. Dan iyah, tetap fake hair menutupi tigaperempat wajahnya hehe.. _

As her explaination, ini sebenernya dia ndak sedang coba “buying attention” supaya terkenal. Justru sebaliknya, seperti yang dibilang ke Ellen DeGeneres, dia ndak mau wajahnya terkenal dan geraknya jadi terbatas. Ndak mau diikuti kamera kemanapun dia pergi.

Sang genius musik ini ndak mau terkenal sebenernya.. 😅

http://hollywoodlife.com/2015/02/10/sia-face-why-she-doesnt-show-hates-fame/

3. #JeniusMusikFromAussie

Iyah, I said before “Genius Music” soalnya Sia Furler lah dibalik suksesnya Rihanna, Madonna, Beyonce, dan banyak lagi. Yang dibilang MTV midas dalam industri musik. Lagu apapun dibuatnya jadi famous.

Tau lagunya “Diamonds” yang dinyanyikan “Rihanna”, atau lagu “Pretty Hurt” vokal by “Beyonce”, itu salah satu lagu yang dicipta sama sang jenius musik Sia Furler. Respect. Mengagumkan memang..

You can see her list here:
http://stylecaster.com/songs-you-never-knew-were-written-by-sia-furler/

Eh btw, biasanya saya dengerin dangdut “Tarik Selimut” punya mbak Zaskia Gotik untuk mood booster. Sia Furler ini pencitraan saja, biar disangka selera musik saya bagus.. ✌️😁

Salam olahraga semuanya. Salam kompak selalu, dari saya yang satu dari jutaan kipas anginnya (fans) Sia Furler.. *halah

*sembari jejeritan “ayem taitaniummm..”

*lagu guetta feat sia 🙏😍

– - at Bengkulu

View on Path

Share
Posted in Music | Leave a comment

Cek titik POI di Universitas Bengkulu

Cak Guspram..

Coba bilang Pak Syawal, ini untuk cek POI Youth untuk PDK-T haha.. ✌️😁

– - with Jackson, syawal, Rebecca, Deddy, and Gus at Lapangan rektorat UNIB

View on Path

Share
Posted in Kegiatan | Leave a comment

Make More Awesome – Branch Bengkulu

Katanya..

Make more awesome..
Be awesomer.. _

#tadipagi

#latepost

– - with Rebecca, Gus, and Deddy at Universitas Bengkulu

View on Path

Share
Posted in At Work | Leave a comment

They Will Do The Same For Me – Simon Sinek

#TheyWillDoTheSameForMe

Sewaktu video call antariksa ke bumi dengan istrinya, Rick Martinez, salah satu Astronout yg memutuskan setuju untuk menjemput “Mark Watney”. Iyah, Watney biologis yang kepaksa nanem kentang di Mars to survive. Martinez bilang kayak gini ke belahan jiwanya itu..

“YES, HE WILL DO THE SAME FOR ME”.

Sebenernya istri Martinez protes waktu nanya:

“Baru pulang 533 hari lagi? Dan kau menyetujuinya?”

Soalnya Martinez memutuskan bersama crew yang lain tidak kembali pulang ke bumi, tapi malah ngider balik ke orbit mars. Dan ketika dijawab “Dia akan melakukan yang sama untukku” istrinya jadi tersenyum ndak jadi marah. (The Martians, 2015, IMDB rating 8.1)

#BukuLeaderEatLast

Well, ini entah kenapa buat saya teringet sama seperti yang diceritakan Simon Sinek untuk buku “Leader Eat Last”. Yang dipanggung TED tuan sinek bilang dia salah ketika mikir para tentara yang menerima “medali keberanian” karena memang mereka semua orang baik & memang suka melayani.

Sebenernya, mereka saling percaya dan kalimat “will do the same for me” terbentuk karena LINGKUNGAN nya yang membentuk demikian. The environment does matter. Penting banget.

#TheEnvironmentDoesMatter

Seperti yang ditutur bukunya. Jika lingkungannya tepat, setiap orang memiliki kapasitas untuk melakukan “remarkable things”. Semuanya jadi possible. Makanya, saling percaya itu menjadi penting untuk membentuk “lingkungan” nya.

Once, ketika jumpa para pahlawan perang yang mengorbankan jiwanya untuk menolong orang lain itu, tuan sinek bertanya ke beberapa orang “Why did you do it?” Dan mereka yang dapet medal of honour itu menjawab poin yang sama “Because they will done it for me!”

Ini, iyah ini yg dibilang tuan simon sinek “Deep sense of TRUST to cooperate”. Jadi kepercayaan yang mendalem itu sangat penting untuk bekerjasama. Dan masalahnya adalah: PERCAYA dan KERJASAMA adalah “feeling” bukan “instructions”. Beda? Iyah beda. Please feel it and please never ever think about it. Simple, just feel it with your heart.. _

Kalau kondisinya “saling percaya” tercapai, then simple, keajaiban terjadi. Ndak blaming, ndak nyalahkan, tapi construct to the conversation & ideas bukannya malah destruktif ndak jelas. #BePositive memang ndak mudah, but minimally ndak mikir negative awal yang baik.

Ndak gampang, iyah bener ndak gampang. Soalnya ini wajib kolosal banyak orang, dan berat jika persorangan saja. Circle of safety karena lingkungannya akan dapet kalau dilakukan banyak orang.

#TRUSTisTheMainReason

Saya ndak sedang sok tau apa sih maksudnya “Leaders Eat Last”. Ndak lebar experiencesnya & knowledgenya. Buku ini tentang leadership. Iyah “how to lead people” nyang mana tentu saja ndak segampang makan Misop Polonia Medan yang kesohor ituh. Pesan, nunggu bentar, makan then tinggal bayar.

Banyak yang failed memahami “how to lead” ini. Termasuk saya tentunya. Haha, leader katro newbie kayak saya tau apa sih. It needs practice & experiences yang mana saya cetek dan miskin gaes.. 😅

Back to The Martians. Kalaupun yg tertinggal di Mars bukan Sang Ahli Botani Mark Witney tapi sebaliknya si Ahli Navigasi Pesawat Ulang Alik (Space Shuttle) Rick Martinez. Yaps, Witney will do the same for Martinez. Karena lingkungannya dibawah sang komandan membuat semua team saling percaya.. 🙏😍

Gitu katanya sih gaes..

Duhai semua leaders yang mengorbankan kenyamanan diri sendiri untuk orang lain. Saya pribadi “believe” apa yang dikhotbahkan tuan Sinek, yang bilang the others will do the same for you. The only thing that we should do, simple, TRUST ON OTHERS. Ndak lama katanya, then tunggu what so called “REMARKABLE THINGS” akan terjadi.

Semangat pagi & salam olahraga.. _

#LeadersEatLast

#TheMartians

#AboutLeadership

– - with Kang at LEGOLAND Malaysia

View on Path

Share
Posted in Books, buku, Films | Leave a comment