Music28 Apr 2008 11:57 pm

Anda kenal Afgan?

Hehe, saya juga gak kenal sih. Tapi sudah hampir sebulan ini lagunya selalu saya dengarkan dan menjadi nada sms saya.

Saya beneran suka Afgan (yang bilang hom*k bakal susah boker), apalagi suaranya yang mendayu-ndayu berat itu (gak konsisten “mendayu dan berat”, cueks). Temen saya, Benny Chandra, seorang pengamat model musik bilang “OH AFGAN, YANG TAMPANGNYA BRONDONG TAPI SUARANYA TOWA ITU YA?” hihi.. dia tidak salah. Setuju sekali saya.

Pertama lihat cowok yang bernama lengkap “Afgan Syah Reza” ini waktu Video Award di RCTI saya langsung terkesan. Bronis sudah tentu (ya, ya, yg bilang hom*k tau sendirikan akibatnya), dan ketika bernyanyi suara berat, yg menjadi kekhasan nya, tidak beda dengan musik. Ya, ini LIVE lho. Biasanya, ini biasanya, penyanyi pendatang baru selalu gagal (setidaknya menurut saya) ketika bernyanyi LIVE. Setelah kenyang makan garam baru biasanya mereka beradaptasi dengan suasana LIVE. Tampilnya Afgan LIVE dan suaranya yg stabil itu, duh neeekk, akika langsung termehek-mehek, bok. (hihi, apa pulak itu “termehek-mehek” ya?)

Berbicara tentang suara si Afgan ini, ketika ketika mendengarkan lagu “Terimakasih Cinta” untuk pertama kalinya saya, mungkin rata-rata orang, berkomentar “Ini Rio Febrian ya?”, “Eh, album baru Rio Febrian”, yah samting laik det lah. Semua bernada sama kalau ini yg nyanyi RF, berat-beratnya sama dan sounds orangnya so old (ini indlish alias indonesian english hihi). Look, itu sebabnya kenapa sang evangelist musik yang lebih sering nulis tentang KANGEN BAND dan RADJA itu ngasih statement seperti di atas. :P

Di album pertama cowok kelahiran 27 May 1989 (yikes, masih 19 taon) ini, dengan judul Confession No.1 ada 12 lagu dengan 1 bonus track (My Confession). Semua lagu layak dengar, jazzy dan pop, kentel di mixed. Pada lagu “Yang Kutau Cinta Itu Indah” Afgan duet dengan Nagita Slavina (sama kayak BCL, ini artis felem atau penyanyi sih? Both?). Terus di lagu “Biru” semula denger saya kok akrab ya, eh, ternyata feeling saya gak salah. Ini lagu re-sing (dinyanyiin ulang, halah) dari Iga Mawarni. Bener gak saya? (more…)

At Home and Experiences22 Apr 2008 10:35 pm

Ahaaa.. Ternyata, Owalah!

Awal tahun kemaren (pertengahan Januari 2008) yang lalu saya berhenti berlangganan Astro dan melanggani Indovision. Lho kenapa Be? Padahalkan sudah berlangganan setaon lebih? Yah, yang pertama seperti yang dibilang pesaingnya. Gambar Astro selalu berjoged kesana kemari dikala cuaca buruk misalnya hujan dan angin kencang. Well, pastinya kita (saya dan fanny) yg nonton juga ekotan joged-joged. Well, jangan sampailah darah dangdut saya terpancing keluar. Jangan.. pokoknya jangan.. hihi..

Eiya, itu belum parah. Beberapa kali kedapatan cuaca terang benderang tiada hujan dan angin kencang, Astro matek tanpa tedeng aling-aling. Hal ini sudah 3 atau 4 kali saya komplain ke call-center mereka, baru teknisinya dateng. Teknisi dateng, katanya sudah OK, eh, gak sampek seminggu kembali seperti itu lagi. Alas, ini Astro memang gak mutu kali yee.. GPL saya langsung telp mereka dan mitak di cabut. Sewaktu mereka tanya alasannya, terus saya bilang “karena gambarnya joged-joged” malah yg diujung sana terima telp saya cekikian. Hihi, siyal.

Kenapa Pindah Ke Indovision

Oke, oke.. itu sebenernya alasan klasik dan klise. Alasan sebenernya adalah di Astro tidak ada MNC Grup. Tidak ada RCTI, SCTV, dan TV lokal lainnya (sebagai keterangan di Aceh susah sinyal, jarang dapet tipi lokal). Hehe, si mamah (istri saya) selalu komplain. “Pah, gak enak Astro inilah Pah, gada tipi lokalnya Pah. Gak bisalah mamah nonton sinetron”. Glek. Iya jugak yah. Udah lama pulak kami sekeluarga gak liyat sinetron. (penting gitu) Saya mulai terpengaruh. “Ih, masak Papah mau ketinggalan sinetron Cintra Fitri Season 2? Apa papah gak mau tau si Azizah sekarang ini critanya gimana?”. (more…)

At Work and Etalase18 Apr 2008 11:54 pm

Oke, oke..
Pernah denger yang namanya “Video Surveillance” gak? Mungkin belum yah, hihi.. saya juga baru denger ding. Video Surveilance ini memungkinkan Anda untuk bisa mengawasi ruang maupun gerak gerik seorang hanya melalui layar ponsel. Oke, kita lanjuti :)

Kamera Pengawas

Anda tentu sudah biasa melihat kamera pengawas di sudut-sudut gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, dan bank. Rumah para pejabat dan pengusaha juga sering dilengkapi kamera pengawas yang terhubung dengan monitor di ruang petugas keamanan. Yup, kinda cctv gitu lah.

Dalam waktu dekat, melalui video surveillance, layanan baru Telkomsel, Anda bisa memiliki kamera pengawas tanpa perlu membuat ruang monitor yang harus ditunggui petugas keamanan. Anda bisa memantau rumah atau ruang kantor lewat layar ponsel Anda.

Seorang staff disini, Nursani Rahmatullah (VAS Telkomsel), bilang ”Kami mengambil referensi dari SingTel. Rupanya di Singapura ada demand untuk ini. Orang ingin memonitor kondisi rumah secara langsung kapan saja dan dimana saja”. Well, kita lihat apakah memang disini bakal booming.

Video Surveilance, LIVE!

Waktu kemaren meeting untuk acara MAN TELKOM, saya sempat ditunjukkan fitur ini langsung oleh mas Denny Abidin (panggilannya Abe, dulu artis padhyangan, sekarang manager PCM di Tsel), beliau setengah bisik ke saya. ”Eh Abdi, mau lihat anak-anak saya gak?” sambil ngeluarin hape. Saya fikir beliau mau nunjukkin foto-foto anaknya di HP. Beliau dial ke suatu nomer Telkomsel, terus pilih video call dan, whooss, nongol suasana rumahnya.

Dari HP mas Denny saya lihat anak-anaknya sedang berkolor ria bersama baby sister lari ke sana kemari hihi.. Saya terperanjat keheranan. ”Eh, ini Live streaming mas? Ini langsung atau rekaman?” Mas Denny terkekeh ”Sssttt, ini LIVE, itu bebi siter saya. Mereka juga bisa dengar suara kita” Saya manggut-manggut kayak marmut. (more…)

Kegiatan and Medan26 Mar 2008 01:59 pm

Baik, mungkin semua sudah sering baca blog Om RSW. Yang empunya blog ini adalah pendiri dari IlmuKomputer.Com (kawah candra dimuka buat saya dan beberapa pedjoeang). Oh iyah, beliau juga sudah menuliskan tentang menjadi entrepreneur. Tulisan yang ditujukan untuk para “mahasiswa lugu” yang ditulis renyah dan lugu ini hihi.. bertujuan menjadi panduan (basic) untuk mahasiswa yang ingin menjadi “Entrepreneur”.

Kemarin, saya terima e-mail dari Zaky kalau anak-anak ILKOM USU (kerjasama dengan WebMEDIA, sebuah courses komputer ternama di kota medan) yang tergabung dengan TECHProduction hendak mengadakan Seminar tentang Tekhnologi Informasi. Saya diminta tolong untuk menuliskannya di Harian Global. Wah, ini bukan kompetensi saya sementara saya penulis lepas (uhuk) di sana. Jadi email Zaky saya cc-kan ke bang Vinsen, redaktur Harian Global bagian kolom IT.

Oh iyah, nyambung tulisan tentang “Entrepreneur Untuk Mahasiswa Lugu” yang saya singgung-singgung di atas, Seminar IT yang akan di adakan di Medan hari minggu tanggal 30 Maret 2008 nanti akan dibawakan oleh pedjoeang IT Indonesia, siapa lagilah kalau bukan RSW. Beliau akan membawakan materi tentang “Entrepreneur Yourself”. Saya yakin paparan beliau nantinya akan lebih dalem lagi daripada tulisan “Mahasiswa Lugu” diblognya. Be there donk ah, jadi kamu bisa be sure, ya gak, ya gak..

Hehe, bagi yang belum daftar silahkan aja daftar. Bagi pelanggan TELKOMSEL biaya pendaftaran GRATIS alias GAK BAYAR selama mengaktifkan NSP dari TELKOMSEL. (ya, ya, bahasa iklan euy). Supaya lebih manteb lagi, semua peserta akan diberikan sertifikat, modul seminar, snack, makan siang, dan juga ada lucky draw, jadi? YA BURUAN DAFTARLAH KOLOK KELEN ORANG MEDAN.. BAH ACEMANANYA? (tiba-tiba kentara sekali medannya) ;).


Oke, gak usah panjang-panjang, karena saya juga sedang cuti dan lagi gak ngantor en belum mandi lageee.. Saya cuma mau buat pengumuman ini sesingkatnya. Satu lagi catatan (lah katanya singkat, tapi dari tadi gak selesai-selesai? hehe). Maaf, dibrosur terjadi typos. Gak tau aslinya salah dari yg ngasih format atau salah mengetikkan ketika sudah sampai percetakan. Seharusnya ditulis “Entrepreneur” bukan “Entreprenuer”. :)

Gambar brosur ukuran default : silahkan diklik!

Silahkan Daftar di Webmedia dan Unit I gedung MIPA

Abe Poetra
*Eh iyah, kalau ada yg mau kopdar dengan saya, silahkan dateng..
*berasa seleb gini saya.. hihi.. salep sih iya! :)

Books and Etalase07 Mar 2008 11:45 pm

Horeee.. saya dapet paket.

Kemarin sore sewaktu saya hendak pulang, sekuriti dikantor menghampiri saya. Dia memberikan paket dalam bentuk gulungan gitu.

Saya menebak-nebak ini paket apa yah? Saya kira ini “maket” gambar untuk program Customer Loyalti atau brosur cetak untuk CRM or samting laik detlah. saya bawa pulang dan buka ternyata isinya kalender TEMPO. Huwee, Saya dapet kalender (lagi).

Ini akan menambahkan 3 kalender meja, 1 kalender cina, dan 2 kalender dinding saya hehe rameeee… Ya, rumahnya (kontrakan) kicik kualendernya buanyak udah kayak tukang cetak kalender aja kami. Hehe.. jangan heran kalau dikamar aja ada 3 kalender (tempat saya & istri bekerja) kami taruh, malah satu nganggur. Kalender dari TEMPO ini setidaknya semakin memperjelas positioning kami sebagai tukang juwalan kalender. :) (more…)

At Work and Fun03 Mar 2008 01:54 pm

Seperti yang saya tulis kemarin.

Perang tarif dan perang iklan sudah berlangsung. Saya ambil kesimpulan, operator manapun yang berperang jangan khawatir, PELANGGAN yang DIUNTUNGKAN. Nah, permasalahan intinya kalau menurut saya, harga murah tapi tidak dibarengi dengan “service” yang memuaskan bagaimana bisa menjadi pilihan. Toh, ujung-ujungnya “layanan” yang dibutuhkan pelanggan. Bener gak sih?

Dengan tarif Rp.0,5 saja temen-temen saya yang bekerja di networking hampir begadang tiap malem. Ya demi menyukseskan “Tarif murah dan layanan tetap memuaskan” ini, supaya “Service Leader” yang disasar perusahaan bukan menjadi slogan kosong. Yah, saya selaku orang yang terlibat didalamnya juga menganut slogan ini. Semoga ini cepat terwujud.


Berita Okezone tentang tarif XL yang sudah Rp.0,00000…1 (sampai puwas) beneran BERANI. Hebat euy. Walau ditulis “Sayangnya XL memanfaatkan tiga jenis waktu yang ada untuk mengimplementasikan mekanisme tarif tersebut. Dua jenis jam sibuk dan satu jenis jam tidak sibuk.” tapi tetap saja IKLAN nya “eye catching”. Semua faham, iklan ini adalah iklan balasan buat IM3 yang mengeluarkan Rp.0.01 dan dengan tambahan tagline yang menohok, “Ngapain kawin sama monyet!” (more…)

Fun and Internet Related28 Feb 2008 05:42 pm

Hare geneee masih maen Friendster? Maen Facebook donk dunk achh!

Walau banyak juga yg bilang FB menyebalkan beberapa bulan terakhir ini saya senang sekali maen di Facebook. Jejaring sosial ini menawarkan jejaring pertemanan dengan “rasa” baru. Pengguna disuguhi aplikasi aplikasi yang bisa kita mainkan online, games, trivia, quiz, and more.

Kesimpulannya, bagi para penikmat aplikasi, facebook ini jadi sangat mengasyikkan dan menjadi ajang penghilang stress. Sementara bagi para developer mungkin ini bisa dikatakan sebagai tantangan untuk berkreasi dan mengasah elmu kanuragan yang sudah dipelajari. Banyak juga aplikasi yang dibuat oleh developer dari Indonesia saya perhatikan (maaf, tapi saya tidak punya datanya).

Aplikasi facebook tidak semuanya saya suka. Kalau games-games ringan bolehlah, tapi kalau ngasih-ngasih gift, jahili, bintang, gak gitu demen. Setidaknya ada dua aplikasi favorit saya yang aktif saya mainkan. Warbook dan The Gangster Family.

Warbook alias Buku Perang

Kalau warbook ini saya dapet tautan dari deden yg nendang ke kampung. Aplikasi game ini tentang bagaimana merawat kerajaan dan tentunya BAGAIMANA BERPERANG.

Aplikasi berbasiskan web ini dihosting di Freewebs. Gak tau juga kenapa mereka pake freewebs? Padahal layananya tidak memuaskan (saya, kastemer gratisan yg terlalu banyak berharap hihi..)

Memulai warbook kita diminta untuk memilih “Hero” apa yang akan dipakai. Ada 8 heroes yang bisa dipilih. General, Warmonger, Visionary, Mogul, Magician, Automator, Necromancer, dan Slayer. Kedelapan pahlawan ini memiliki karakter yang berbeda baik untuk defense dan offense. Silahkan coba sendiri. Untuk karakter coba lihat di warbook-wiki. (more…)

Next Page »