Ini postingan Narsis, Maaf ya..
Seberapa Bold Anda? How bold are you? (maksa)
Ada yg bilang Blackberry Bold itu identik dengan Jimmy Hendrix. Inget Jimmy Hendrik pasti inget juga lagunya yang “Bold As Love” dalam albumnya “Axis: Bold as Love”. Saya sih setuju aja.
Beda Hendriks, Beda juga saya donks. Hendriks “BOLD” sementara Saya semenjak pakai Blackberry bold ini sering dibilang “Bold-Old” atau “Bolot” hehe.. Autis jadinya! Mungkin karena masih baru ya? Hihi..
Iya telat memang, saya baru beli Blackberry dan merasakan manisnya kue berry ini. Ini ngegantiin N-73 saya yg sudah mulai heng hing heng.
Jangankan untuk nge-PULL email, sekadar untuk sms aja loadingnya bisa sampai 3 taon 15 bulan 2 hari (hehe.. lebay). Memori yg buncit buat aplikasinya ngeload lama. Iya tauk juga, sebenernya N73 nya tinggal upgrade saja softwarenya selesai. Tapi yaitu tadi, namanya ya namanya kan ya hehe..
Oiya, cerita sedikit, karena reorganisasi yg dilakukan perusahaan tercinta ini dalam menghadapi kompetisi yg semakin ketat, maka gawean saya yg dulu kerjanya makan kerja didepan komputer sekarang banyak ngider dilapangan, keliling-keliling Aceh untuk menggaet loyalti dan community (eh, berima). Sebelumnya sih nggarap Sekolah-sekolah, sekarang mayungi komunitas yg rame. (Look, anda punya komunitas, silahkan lemparkan proposal kerjasama ke Telkomsel, kita akan discuss bareng apa yg tsel bisa bantu)
I swear to god, this is rock! (Bukan saya, tapi blekberinya). Awalnya saya fikir saya gak butuh blackberry, tapi karena lihat artis sinetron banyak yg pakai aktifitas kantor sekarang kebanyakan diluar maka saya memutuskan untuk membeli blackberry ini. (more…)