278. Tidak Percaya

“Bener pak, Saya tidak bohong. Saya dari Telkomsel”

Saya sudah ngulangi kalimat itu berulang-ulang kayaknya, dan si pelanggan tidak mau juga percaya. Dia fikir saya penipu or samting laik det. Hihi, kalau begini gimana sih mau njelasinnya?

Fine, sedikit cerita. Satu dari sejuta beberapa tugas saya sebagai seoarang CRM staff yang baik (dan benar serta tidak sombong) adalah menangani pelanggan Platinum dan Gold. Memaintain pelanggan yang pemakaiannya tinggi. Membuat acara yang sejalan dengan memelihara pelanggan tersebut. Eating-eating, drinking-drinking, serta bagi-bagi hadiah plus suvenir memang seharusnya sudah tugas saya. Merepotkan? Ohtentutidak, sebagai pengetahuan bersama, pelanggan di segmen ini tidak pernah merepotkan. :D

Berharap effect kejut. Kejut beneran yg didapat.

Bektutopik, hari ini ada seorang pelanggan halo platinum yang berulang tahun. Sebagai oknum CRM yang baik (dan benar serta tidak sombong hehe.. pengulangan) tentu saja saya memberikan greeting dan akan berkunjung langsung untuk menyerahkan kue dan beberapa suvenir. Ya, dengan harapan akan memberikan surpriselah buat si pelanggan. Ada satu hal yang mau kita ambil, effect kejut positif. Siapa yang tidak senang kalau di hari spesialnya tiba-tiba ada yang memberikan selebrasi? Siapa yang tidak gembira tiba-tiba dihari ulang tahun diberi kue ulang tahun plus sopenir cantik? Wah, semuanya pasti kompak jawab “senang sekali”.

Alahai, ternyata Saya salah. Ilmu CRM (yang baik dan ben.. plaaakk.. Ops, sorry!) yang saya pelajari dari puluhan buku, artikel, dan majalah useless sudah. Hihi, si pelanggan kali ini, yang barusan saya telepon untuk kita beri hadiah plus kue ulang tahun, TIDAK SENANG. Malah nganggap saya main-main. Saya coba telepon dua kali berusaha menjelaskan, eh, langsung ditutup dengan kesal. Argggh… Malahan ketika saya memastikan alamatnya benar atau tidak pada telepon yang ketiga, dia malah komentar “Kamu jangan main-main, darimana kamu tahu alamat saya. Jika sesuatu hal yang terjadi saya adukan nomer kamu ini!” Hihi, tentu saja saya tau alamat dia, toh, yang melototin datanya tiap hari ya saya.

Setelah berulang-ulang menjelaskan baru si Bapak mengerti, fiuuhh. Segera saya dan driver meluncur ke TKP (halah). Gitu sampek, saya peluk cium salam si Bapak serasa ucapkan “Selamat Ulant Tahun”. Si Bapak beneran surprise dan komentar “Wah, saya kira tadi penipuan Pak Abdi, mohon maaf yah”. Lah, apa yg harus saya maafkan, toh si Bapak tidak salah? Gitu saya bilang kedia. Setelah diselikidi, ternyata dia gak percaya kalau saya dari Telkomsel karena sering kali dia mendapatkan telepon iseng memenangkan hadiah. Menang Telkomsel poinlah, menang hadiah dari pusat belanjalah, iming-iming dapat pulsalah. Banyak sekali. Hal itu membuat dia sangat aware dalam mengangkat tilpun dari orang yg tidak dikenal. Dia punya sodara yang sudah pernah ketipu sampek puluhan juta. Saya diem, mafhum.

Cerita yang lain

Ahaa, saya jadi inget kejadian tahun lalu waktu kartu As bagi-bagi hadiah, Virus As. Hadiahnya jaket eksklusif Slank dan Elektrik Gitar (originally signed by Abdee Slank). Saya coba jelaskan bahwa ini dari GraPARI Telkomsel dan dia menang hadiah. Sipelanggan kartu As langsung ngomong tendensius ke saya “Pak, kalau coba mau nipu coba cara yg lebih pinter. Lagian haree genee coba-coba nipu.. Cihh..” Saya diem, gak tau mau ngemeng apa lagi. Saya coba tilpun kedua kali dan langsung diputus.

Akhirnya saya coba tilpun dan sebelum dia nyela saya langsung cepat-cepat bilang ke dia “Pak, sebentar. Kalau misalnya gak percaya coba dateng ke GraPARI di jalan ini sebelah kantor pos, dan bilang ke resepsionis saya mau jumpa dengan Pak Abdi J. Putra, udah gitu aja dulu ya Pak”. Ya, ya, itu ngemengnya dalam satu tarikan nafas. Jadi sebelum dia sempat sadar atau nyela saya langsung menjelaskan. Seperti yg sudah saya fikirkan, si Pelanggan tutup telpon begitu saya selesai bicara. Ini belum berakhir. ;)

Besoknya, waktu saya lagi makan ikan sambal plus kecap manis, Bang syaiful sekuriti dateng ke meja. Ada yang mau jumpa katanya. Saya kebawah, eh, ternyata pelanggan yg kemarin saya tilpun. Setelah babibu, saya tanya kenapa kok gak percaya sih? Si pelanggan memberi penjelasan sama seperti yang diberikan pelanggan yang mau saya kasih surprise di atas. Saya diem mendengarkan, dan mafhum.

Intinya adalah..

TIDAK PERCAYA! Ya, kejadian seperti ini tentu saja sering terjadi sehingga membuat orang tidak percaya jika beneran menang undian. Saya melihat hal ini bagus sekali. Dengan kata lain, kalau bicara konteksnya provider seluler, edukasi provider seluler yang gencar dibuat dimedia cetak dan online sukses. Woro-woro dan pengumuman di Media untuk berhati-hati terhadap undian berhasil. Kalau dilihat dari dua cerita saya di atas SANGAT berhasil bahkan. Sehingga kadang jadi seperti paranoid geto. Tapi memang, bukankah bagus terlalu berhati-hati daripada ketipu kemudian? :D

Oh iyah, boleh dunks Saya berbagi tips dan trik menghindari penipuan. Ini berdasarkan cerita-cerita orang, dan baca di tipi dan nonton koran. Hihi, saya sendiri tidak pernah ngalami yang namanya penipuan. Sebenernya sih intinya adalah “jangan mudah percaya” seperti yang saya tuliskan di atas.

Beberapa tips untuk menghindari penipuan :

1. Jika anda ditelepon menang hadiah or something laik det, jangan langsung norak-norak bergembira, Pliss deh. Sebaiknya cross-chek lagi ke official phone perusahaan tersebut. Misalnya kalau Telkomsel untuk kartu Halo 111 dan 116 untuk simPATI dan AS.
2. Hadiah dari undian, sekarang ini biasanya sudah termasuk pajak. Jadi tidak pernah ada transfer uang dulu. Kalaupun pajak tidak dibayarkan dulu, setidaknya kita sudah terima hadiah dan didepan notaris untuk mengukuhkan secara hukum. Hindari pengiriman uang melalui ATM.
3. Jangan langsung percaya telp ke callcenter yang disebutkan. Karena pastinya, diujung sana, di nomer yg disebutkan si penipu sebagai callcenter, itu adalah temennya penipu. Temennya penipu ya berarti penipu juga. Ya gak sih?
4. Tapi kalau menang undian beneran jangan lupa traktir Saya. Inget, MENANG UNDIAN tanpa MAKAN-MAKAN adalah tindakan KRIMINAL, percayalah! :)

Catatan : Photo diambil dari sini dan sini.

Jangan mudah percaya!

Abe Poetra
*Ada yang mau berbagi cerita tentang penipuan?
*Atau ada yg mau berbagi trips dan trik untuk menghindarinya?

  • Share/Bookmark

About abe poetra

Abdi J. Putra well known as Abe Poetra
This entry was posted in At Work. Bookmark the permalink.

51 Responses to 278. Tidak Percaya

  1. dini says:

    jadi inget Undian AS taun lalu,pelanggannya ga percaya dpt hadiah sepeda motor..akhirnya setelah berulang2 kak rita telp baru percaya..ampir aja motornya ku bawa pulang…hehehe

  2. abe poetra says:

    1# Oh itu yah, yang kata si Otong awalnya si Pelanggan gak percaya. Capek ngasih taunya, ditelpon gak percaya? Hihi, tapi gitu dapet motor-nya langsung pasijuk (sukuran) di depan kantor GraPARI? :)

  3. tukangKoding says:

    lha saya kok ndak pernah dapet surpris..piye iki :) )

  4. Vavai says:

    Saya setuju bahwa orang skrg sudah lebih berhati2 thd penipuan, antara lain berkat edukasi provider. Yang menjadi masalah, provider kadang turut andil bikin customer gak percaya, Be. Misalnya, sms iklan, sulitnya unsub dr suatu layanan hingga sulitnya melaporkan no si pelaku penipuan.

    Kalau Abe telp pakai telp kantor, apalagi hp, dijamin deh orang gak percaya. Lha dari no khusus aza (ex : 818, 888) gak percaya kok.

    Saya pernah dapat telp penipuan kyk gini, saya suruh jual saja, nanti uangnya bagi 2, :-P .

  5. mina says:

    sms dan telpon penipuan itu sudah begitu sering didapat, jadi orang sudah gak percaya lagi Be. macam kisah orang yang berteriak “serigala!” itu. btw, kok ada Gold and PLatinum cuma di Halo? Simpati gak ada ya? kan dah terdaftar semua?

  6. edwin says:

    Boleh dong dikirim souvenirnya…. :mrgreen:

  7. andriansah says:

    Be, kok gw gak pernah menang?

  8. fanny says:

    kikik.. klo dia gak mau kue ulang taun nya tarok rumah kita aja hon.. pasti awak sikat smuanyaa…
    :lol: :lol:

  9. Syahmin. S says:

    Posting ini pasti tipuan :twisted:

    *sedang telpon 111

  10. ayahshiva says:

    dulu nyokap aku pernah tuh dapet telepon yang bilang kalo kami baru aja menang undian berhadiah 10jt, tapi nyokap aku nanggepinya biasa aja, trus gak di gubris lagi

  11. rd Limosin says:

    Be, ak pelangggan setia neeh. Masa gak menang2 :sad: ?? atw krn ak ngaktifin nomer Telkomsel cuma pas malem hari ya ?? :mrgreen:

  12. bayou_oo says:

    yah..samalah bie…
    dulu sblm ada org crm disini aku merangkap semua pekerjaan, ya gitu juga.ada aja yg gak percaya dpt hadiah..walopun akhirnya percaya stlah dtg ke kantor.

    intinya,orang indonesia memang dah byk jd penipu.efek kemiskinan negara atau kecanggihan otak ya????

    cape deh..

  13. abe poetra says:

    3# Hihi, ditunggu aja!

    4# Saya fikir lebih baik TIDAK PERCAYA daripada ketipu kemudian hihi.. Tiada salahnya hati-hati, Vai. Tapi yaitu tadi, kalau misalnya beneran menang bingung konfirmasinya bagaimana. Ya gak!

    5# Untuk yg pertama tereak “SRIGALA” semua percaya, tapi teriakan yg kedua gak bakal didenger. Sekarang tidak hanya Halo, tapi simPATI dan AS juga sudah ada Platinum dan Gold nya, Mina ;)

    6# Dateng aja kemari, selama persediaan masih ada.

    7# FMCOPD, Ndri! :P

    8# Baiklah istrikuh, perintah segera dilaksanakan huehehe..

    9# Gdubraaakkk…

    10# Iyah, lebih baik hati-hati deh!

    11# Untuk kamu “Isssiii terus simPATI nya Yaaah!” :)

    12# Iyah, iyah, dah banyak kali PENIPU di Negeri ini. :D

  14. sufehmi says:

    Sori sebelumnya Be ini bukan meledek elo pribadi lho :) tapi ke institusinya, Telkomsel sudah terkenal cuek bebek sih dengan laporan penipuan. Gua pribadi sudah pernah lapor, dan responnya yaa itulah, cuek bebek bikin gemes.

    Padahal kalau mau, laporan tersebut bisa di follow up dengan data, yang memungkinkan polisi untuk menangkap pelaku.

    Tidak percaya ? XL saja bisa ngasih layanan location based services ke semua orang.

    Telkomsel, yang jumlah pelanggannya lebih banyak dari pada penduduk Malaysia (seurieus lho), pasti punya resources untuk menangani ini.
    Buat saja divisi khusus ini, lalu tuntut denda besar untuk setiap cecunguk yang tertangkap; nah bisa-bisa divisi ini malah jadi salah satu profit center Telkomsel, he he.

    Gimana kalau para boss Telkomsel tetap tidak tertarik ?

    Jadi orang gila aja Be :D
    Kontak Koen (eh maap, doi mah jawara Speedy), dan kawan2 di Telkomsel lainnya yang senasib; dan sediakan layanan ini sendiri.

    Terima pengaduan, triangulate lokasi cecunguk, lalu feed datanya ke polisi.

    Awalnya pasti orang bengong (kok ada yang mau repot ya?), tapi lama-lama pasti dapat simpati Be. Sekaligus membantu motto telkom “setia mengkadali melayani anda” menjadi kenyataan.

    Selanjutnya elo telpon ngasih selamat ulang tahun, moga-moga gak disumpah serapahi lagi ya :D

  15. ayahshiva says:

    itu bisa dapet hadiah masuk kategori berapa tagihan perbulannya

  16. sandal says:

    begitulah manusia pada umumnya mas, terlalu mudah untuk percaya maupun terlalu mudah untuk tidak percaya.

    benarlah kata Imama Ghazali bahwa keragu-raguan adalah bagian dari iman, karena dengan ragu-ragu kita akan mencari kebenaran.

    Lha trus hubungannya ama topik ini apa? he.he.

    Mas, mbok ya sekali2 saya ditelpon trus dikasih supenir gitu hi.hi.

  17. Rudi says:

    Emang susah percaya kalo bilang dari TELKOMSEL? Banyak sich penipuan yang berkedok TELKOMSEL. Kapan yach bs dpt hadiah beneran dari TELKOMSEL? :)
    Salam kenal

  18. abe poetra says:

    14# Harry Sufehmi

    Eh, Ada mas Harry ;)

    Sebenernya memang masalah penipuan ini klasik dijumpai tidak hanya di Telkomsel atau Penyelenggara seluler doank. Perusahaan-perusahaan besar lainnya (contoh yg sering adalah Unilever dan Carefour) juga dibuat jengah dengan “kreatif” nya PENIPU itu dengan metodenya yg saban berganti untuk menjaring korban.

    Untuk laporan mas Harry yg ditanggapi CS kita dengan cuek, saya pribadi, minta maaf. Ini bakalan menjadi masukkan ke Telkomsel (tendang ke milis internal). Eh, iyah.. Kalau memang nanti terjadi masalah, silahkan saja telp saya langsung. Walau beda Region, mungkin saya bisa bantu/mengarahkan hehe.. :D

    Usulan untuk “Triangulate” atau memetakan daerah/lokasi penipuan dan memberikan hasilnya ke polisi dan menjadi sistem pelaporan sistematis dan online MEMANG belum dibuat Mas. Mungkin ke depannya bisa diaplikasikan oleh teman-teman IT dan jajaran VAS (Value Added Service). Oke, untuk saran ini saya tendang ke milis internal juga apa gak yah? Hihi, secara rekan IT dan VAS juga banyak yang blogger dan mungkin saja baca halaman ini! (serasa blog seleb uhuk..)

    Kalimat penutup, Thanks banget nih buat kritik dan sarannya yang panjang. Kalau cuma hal MULUK yang diceritakan bakal jalan di tempat perusahaan, yeah we all know that! :)

  19. abe poetra says:

    15# Kalau yang di atas pelanggan segmentasi Gold dan Platinum diambil berdasarkan pemakaian, Mas ;)

    16# Iyah, iyah.. Setuju! Jadi semangat dan usaha mencari kebenaran itulah pointnya. Dari proses pencarian itulah kita belajar. Hueuhe.. ekotan ngelantur. Kamu mau supenir? Kemarilah Yen, sekalian liburan! Ya, tapi selama persediaan masih ada. :D

    17# Kan ada Telkomsel Poin Mas? Hihi, slogannya aja “SIAPAPUN BISA MENANG”. Ya, termasuk mas Rudi. :)

    Oh iyah, muun maaf kalau kesannya saya promosi di blog ini yah. Hehe, tapi memang seharusnya PAKE TERUS SIMPATINYA yah.. *pletaakk..

  20. Ivan Lanin says:

    Hehehe… baca tulisan ini dari umpan Planet Terasi bikin saya ketawa-ketawa sendiri. Pahit, tapi ya seperti itu kenyataannya. Good post, very well done Mas, terutama bagian tipsnya :grin:

  21. abe poetra says:

    20# Thanks yah! Eh, ini muji kan?

    21# Tentu saja saya sabar. Lagian postingan ini sebenernya untuk menunjukkan bahwa edukasi yg diberikan jalan. :)

  22. ephi says:

    Telkomsel bisa kan mengubah nomor jadi huruf? Jadi nomor telepon penelpon tidak akan muncul (111 misalnya) melainkan langsung ‘Telkomsel Customer Service’ walaupun ga pernah disimpan oleh pelanggan. Atau penipu juga sudah pintar dan canggih?

  23. moehfi says:

    Wekekek…
    Sabar ya bang…
    Itu buah yang dipetik dari jaman Orba dulu
    (????):smile:

  24. siLia says:

    hahahaha….niat baik malah gak ada yg percaya
    bagus kasi aku aja
    btw, kemaren wktu B-day kok gak ada orang telkomsel yg nlp ya?

  25. ShOFa says:

    hihihi abe tampangna kya buronan kaliii :roll:
    p.s : saya bukan pemakai telkomsel jd walopun saya ultah hr ini g dapet bingkisan dunk?:???:

  26. mina says:

    @abe: aku PNS be, tapi kadang suka kerjasama penelitian dan training dengan LSM. jadi: gak pernah ketemu kok. ehm, nyebut telkomsel di sini kayaknya mesti ngasi upeti neh. gimana kalo voucher simpati? :D

  27. fajrie says:

    Percaya ga percaya…
    terserah anda menyikapinya…

    ...........

  28. heRRu says:

    :grin: halah… komennya panjang bener…

    baru aja dpt sms tepu-tepu. saya maki aja sendernya. gak kapok-kapok. ngaku-ngaku dari 777 lagi. halah …

  29. abe poetra says:

    23# Secara tekhnis mungkin bisa, tapi belum diterapkan.

    24# Iyah, ini juga sabar!

    25# Hihi ntar abe yg tilpun Lia :)

    26# Lho? Kenapa gak pake? (promosi mode ON)

    27# Bwahaha.. Pajak Nangro yah istilahnya, Min :)

    28# Seeeeh, sudah online lagi. Pake spidi ling?

    29# Gak perlu ditanggapi bro, kecuali diminta dateng ke GraPARI.

  30. mina says:

    @abe: PNS di kampus hohoho. aku gak tinggal di Aceh kok Be, cuma kebetulan ada project di NAD, jadi mesti ke sana. mina di kalimantan.

  31. Black_Claw says:

    Hmm.. Yayaya.. Si nomale abe cium bapak2.. Yaya.. Masukin dbase ah..

  32. Tresno says:

    kalo gak ngerasa ikut undian terus menang! kadang ragu2:mrgreen:

  33. golda says:

    hihihi.. lucu
    aku masukin ke miniblog ku

  34. fajrie says:

    wah.. kadang aku juga sering dpt sms yg aneh bang “Selamat… anda sangat tampan..” ya aku jelas2 percaya aja kan..

    (narsis mode on)

    17an ga balek medan?

  35. alex says:

    Jelas saja si pelanggan As ndak percaya kalo hadiahnya gitar elektrik. Lha… ya rugi, tho? Coba pikir: untuk apa dia gitar yang ditanda-tangani Abdee yang ngaku-ngaku Abdee Slank padahal aslinya Abdi J. Putra??

    huehuehue….

    kabur sebelum ditimpuk

  36. andi bagus says:

    wedew..repot juga klo si pelanggan ini ngerasa kita bohong..:mrgreen:

  37. wanadamsyah says:

    :grin: hello, emang tuh bang. kemaren waktu masih di 111 aku juga sering tuh dapet pengduan :mrgreen: . ya mo gimana lagi udah kodrat manusia kalo’ dapet sesuatu nyang indah, pikirannya ke yang indahnya dulu :cool: .

    kalo’ menurut aku sih mungkin cara dari telkomselnya yang perlu dimodifikasi lagi. jujur aja sih, data di cc juga kadang kurang lengkap :cry: , hehe bukan ngungkit man saran aja.

    mungkin dikirimin SMS dengan format nomor khusus kepada cust yang menang, ato plus no Contact person CRMnya jangan hanya ke CC. Pan susah masuknya tuh…hehehe :razz: , ato tampilin di Webnya telkomsel selalu update.

    udah ah, ohya bukan kritik hanya saran, terima nggak diterima soo’ lah, se bodo teing…halah.

    COM A’02

  38. deRegen says:

    BB (bang Be), Itu setrumnya kurang keren! Coba langsung dor! Pasti berhasil tuh kejut-nya.

  39. annosmile says:

    Coba klo abe telpon pake no 888 :mrgreen: pasti pelanggan percaya

  40. rd Limosin says:

    klo ak pernah dapet SMS gini:
    “Sisa pulsa Anda di bawah Rp 2000 mohon segera isi pulsa Anda agar Anda dapat lancar berkomunikasi”

    itu SMS penipuan atw asli ya?? :roll:

  41. maklum mas… sekarang banyak penipuan :razz:

  42. h2c says:

    wakakakakakakaw
    ternyata abe juga punya pengalaman pahit seperti semua orang

  43. tampanabadi says:

    Yang sabar ya mas, jaman sekarang memang susah bedain mana yang benar dan tipu2. Mending langsung datengin aja rumahnya terus kasih hadiahnya. Biar kagak perlu diomein dulu. :grin: :grin::grin:
    Gara2 kelakuan orang jahat, orang baik pun terkena imbasnya.:sad:

  44. cemol says:

    memang sulit dipercaya kalo si buncit ini dari telkomsel. suaranya ga ada merdu”nya.. wakakakaka

  45. Pingback: Quiz… « A3

  46. Simpati says:

    Gue kalau dijalanan ngeliat ada toko/kios pulsa selalu ada gejolak hawa nafsu yang tak tertahankan untuk isi pulsa simpati padahal masih ada pulsa, ada apa ini? Isi terus Simpatinya ya B-)

  47. Simpati says:

    Gue kalau dijalanan ngeliat ada toko/kios pulsa selalu ada gejolak hawa nafsu yang tak tertahankan untuk isi pulsa simpati padahal masih ada pulsa, ada apa ini? Isi terus Simpatinya ya B-)

  48. Wid HUM GrapaRi Pwt says:

    Hehee…org CRM yah?pernah tuh kena HUM tapi ngamuk2 dikira ga percaya sanggup byr…dasar platinum m gold maunya dimanjain mulu:grin::grin::grin:

  49. Pingback: ** Abe Poetra ** » TOMPI - Jazz In The City

  50. Pingback: Tidak Percaya! « ** GraPARI BNA’s B-log **

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>